Selasa, 23 Maret 2010
Belajar Cara Kinestetik/Gerak Tubuh
Rabu, 10 Februari 2010
Globalisasi, dunia yang tanpa batas. BAtas wilayah negara menjadi semakin tipis. Proses dimana usaha saling mempengaruhi satu dengan yang lain. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi merupakan salah satu faktor yang banyak mempengaruhi terjadinya proses globalisasi.
Posting tugas siswa kelas 3 SMA IPA/IPS silahkan klik comments
Ekonomi.
Kebaikan globalisasi ekonomi
Produksi global dapat ditingkatkan
Pandangan ini sesuai dengan teori ‘Keuntungan Komparatif’ dari David Ricardo. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan.
Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara
Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.
Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri
Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.
Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik
Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.
Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi
Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing, tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut.
[sunting] Keburukan globalisasi ekonomi
Menghambat pertumbuhan sektor industri
Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat.
Memperburuk neraca pembayaran
Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Sebaliknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran.
Sektor keuangan semakin tidak stabil
Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. Sebaliknya, ketika harga-harga saham di pasar saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan.
memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang
Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara, maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.
Possibly related posts: (automatically generated)
Globalisasi di bidang kebudayaan
Pengaruh Globalisasi Terhadap Jati Diri Bangsa
Pengertian SIM
Posted in Pendidikan
« Tahun Baru Cina
International Art Competition »
Responses
Pengaruh Globalisasi terhadap Kehidupan Berbangsa dan BernegaraAhmad Haikal
1. Pengaruh Globalisasi Ekonomi (globalisasi Kapitalisme)
o Perusahaan-perusahaan multinasional mendirikan pabrik dan kantor cabangnya di negara-negara lain.o Produk-produk luar negeri masuk ke supermarket-supermartket suatu negara.
a. Apa itu itu Kapitalisme
o Suatu sistem ekonomi yang mengatur proses prduksi dan pendistribusian barang dan jasa.o Memiliki tiga ciri pokok : a. Sebagian besar properti dimiliki individub. Barang dan jasa diperdagangkan di pasar bebas yang bersifat kompertitifc. Modal diinvestasikan ke dalam berbagai usaha untuk menghasilkan labao Salah satu ilmuan ilmuan di bidang ini adalah filsuf Adam Smith, mengkampanyekan kamitalisme pasar bebas ini.
b. Cara Kerja Kapitalisme Pasar Bebas
o Pengusaha bersaing pada lingkungan pasar yang benar-benar bebaso Persaingan menekan hargao Sering muncul produk massal dunia yang baru, sebagai jalan keluar untuk memenangkan persaingan.
c. Kenyataannya
1) Kenyataannya pada abad ke-19
o Kapitalisme pasar bebas yang diangan-angankan Adam Smith hanya menguntungkan Negara-negara kaya di Eropa dan Amerika Serikat.o Pada dunia perindustian, buruh diupah semena-mena (murah) sesuai kebutuhan bisnis, mesin sering berbahaya dan lingkungan beracun.o Kesenjangan sosial antara negara kaya dan miskin semakin menajam.
2) Kenyataannya pada abad ke-20 dan abad ke-21
o Kapitalisme mengendalikan hampir seluruh perekoniam internasional.o Komunisme di Eropa dan Cina menjadi terbuka.o Kemajuan telekomunikasi dan komputer menjadi sarana yang sangat mendukung globalisasi kapitalisme.o Banyak batasan terhadap perdagangan internasional dicabut, sehingga mereka menggerakkan modalnya ke seluruh dunia. Sehingga mengarah ke negara miskin yang memiliki upah rendah.
d. Konsekuensinya bagi negara-negara
1) Bagi negara maju
o Semakin kaya, standar biaya hidup semakin tinggi.o Pemreintah nasional tidak dapat lagi mengendalikan secara penuh terhapdap perusahaan internasional.
2) Bagi negara miskin ; ketidakadilan
o Kekuatan tawar-menawar lebih lemah dibanding sebelumnya.o Terpaksa menawarkan intensif yang semakin besar bagi perusahaan-perusahaan internasional agar bersedia mendirikan abrik di Negara mereka.o Peraturan kesehatan diabaikan, insentif pajak dan sogokan lain ditawarkan, pengunjuk rasa langsung dipenjara.o Pekerja mendapat jam kerja tinggi tetapi upahnya rendah.
e. Mengkampanyekan keadilan global
o Banyak pihak yang tidak setuju dengan perdagangan bebas, karena kerugian banyak menimpa negara-negara miskin, sehingga banyak terjadi demonstrasi yang diajukan ke lembaga WTO.o WTO dianggap tidak demokratis. Beroperasi secara rahasia dan tidak bertanggung jawab warga negara yang secara langsung akan dampak dari keputusan-keputusannya.
2. Pengaruh Globalisasi dalam Bidang Sosial-Budaya
o Globalisasi mengubah bentuk kehidupan keseharian kita secara mendasar.
1) Meningkatnya InduvidualismeDulu, kesempatan individu untuk menentukan dirinya sendiri dibatasi masyarakatnya, entah leh tradisi maupun oleh kebiasaan-kebiasaan yan berlaku. Di era globalisasi ini, kesempatan individu untuk mengatur dan menentukan yang terbaik bagi dirinya sendiri sangat terbuka lebar.
2) Pola KerjaPekerjaan-pekerjaan mengarah ke era perekonomian berbasis pengetahuan. Orang-orang sudah tidak mengandal kerja penuh di kantor, tetapi part time job. Perempuan telah masuk dunia kerja.
3) Kebudayaan PopCitra, gagasan, dan gaya hidup baru menyebar dengan begitu cepat keseluruh pelosok dunia lebih daripada sebelumnya.
3. Pengaruh Globalisasi dalam bidang Politiko Dalam pemerintahan demokratis, rakyat penentu jalannya pemerintahan.o Pemerintah nasional tidak lagi mengontrol apa yang terjadi dalam batas-batas negara mereka.
By: ahmad Haikal Noor on February 28, 2007 at 10:06 pm
Reply
Deskripsi Pengaruh Globaliasi di Bidang Sosial BudayaAhmad Haikal
Globalisasi tidak hanya memperngaruhi bidang ekonomi dan politik saja, tetapi juga memperngaruhi sosial budaya. Bahkan pengaruh ini bisa jadi lebih kuat karena dapat berentet memperngaruhi bidang yang lain.
Globalisasi adalah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu ke seluruh dunia sehingga tercipta multiculture. Terlihat semenjak lama. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini.
Namun, perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Kontak melalui media sangat berperan, khususnya dengan batuan telekomunikasi dan sarana internet yang begitu canggih. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan.
Kebudayaan yang memiliki pengaruh yang cukup kuat adalah kebudayaan barat. Karena dikenal pengaruhnya dengan westernisasi. Pengaruh ini cukup mengglobal, sehingga dalam kehidupan sehari-hari hampir di seluruh belahan dunia ada kelompok orang-orang (khususnya para remaja) yang mengikuti budaya barat. Baik dalam segi pakaian, tingkah laku atau lagu dan film yang disukai
Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan• Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional.• Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism).• Berkembangnya turisme dan pariwisata.• Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain.• Berkembangnya mode yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain lain.• Bertambah banyaknya event-event berskala global.
By: ahmad Haikal Noor on February 28, 2007 at 10:32 pm
Reply
Faktor-Faktor Pendukung Munculnya GlobalisasiAhmad Haikal
1. Berkembang Pesatnya Teknologi Komunikasi
• Setiap rumah dan kantor dilengkapi dengan telfon, mesin fax, televisi, dan internet.• Hampir setiap orang yang mampu memiliki telfon genggam, sehingga terhubung ke seluruh pelosok dunia.• Teknologi ini membuat ruang dan waktu seakan-akan semakin sempit.
2. Adanya Integrasi Ekonomi Dunia
• Kegiatan ekonomi mengarah ke perekonomian tanpa bobot (weightless economy), yaitu perekonomian yang produknya adalah informasi, seperti perangkat lunak komputer, produk media, hiburan, dan jasa berbasis internet.• Disebut juga perekonomian berbasis pengetahuan (knowledge economy), yang ditandai oleh munculnya banyak konsumen yang cakap teknologi dan mudah menguasai kemajuan-kemajuan terbaru dalam bidang komputerisasi, hiburan, dan telekomunikasi serta mempraktekkannya dalam kehidupan keseharian mereka.• Banyak aspek ekonomi sekarang bekerja melalui jaringan-jaringan yang melintasi batas-batas negara.
Kesimpulan :Adanya globalisasi tidak muncul begitu saja, melainkan ada faktor-faktor yang mendukung kemunculannya. Terdapat dua faktor yang paling kuat pengaruhnya, yaitu telekomunikasi dan ekonomi. Keduanya pasti kita temukan diberbagai belahan dunia.
By: ahmad Haikal Noor on March 4, 2007 at 7:06 pm
Reply
Bagaimana Melihat Aspek Globalisasi : Aspek Positif dan NegatifnyaAhmad Haikal
1. Aspek Positif Globalisasi
• Pada bidang globalisasi, teknologi berkembang pesat. Baik teknologi informasi, komunikasi, maupun transportasi. Sehingga orang dapat berhubungan melewati batas-batas negara.• Pada perdagangan, perkembangan industri memungkinkan produsen dalam satu negara tidak lagi membatasi diri dengan membuat suatu produk sendirian, melainkan dapat mengimpor komponen lain yang diperlukan.• Pada bidang industri dan jasa, setiap negara terbuka untuk membuka peluang sehingga para ahli dapat bekerja di negara lain.• Pada bidang Sosial-Budaya, karena transportasi manusia dapat bergerak dinamis dalam bermigrasi, meskipun kadang-kadang terjadi benturan budaya.• Pada bidang lingkungan hidup, LSM semakin kritis dalam menyoroti persoalan lingkungan dalam suatu negara.• Pada bidang politik, Negara berhak atas kedaulatannya, namun Negara-negara lain bisa menuntut sikap transparan, demokrastis, dan menghargai hak asasi manusia.
2. Aspek negatif Globalisasi• Terjadinya kesenjangan ekonomi akibat dari kekalahan berkompetensi dalam bidang teknologi.• Negara-negara kuat akan bersekongkol untuk mncari keuntungan sebesar-besarnya.• Timbul fanatisme rasial, etnis, dan agama sebagai upaya menunjukkan eksistensinya.• Semakin menurun SDA vital seperti air, hujan dan terjadi pencemaran global.
By: ahmad Haikal Noor on March 4, 2007 at 7:07 pm
Reply
Thanks haikal, jangan lupa lembar data/nilai tugasnya diserahkan, selamat.
By: isronax on March 20, 2007 at 6:56 am
Reply
Tolong dong kasih tau yang pengaruh globalisasi politik
By: Agus DC on May 20, 2007 at 6:12 am
Reply
bisa minta tolong dong gimana pengaruh globalisasi terhadap Hak Asasi Manusia??
By: hendra UMY on June 5, 2007 at 6:06 pm
Reply
mas, maaf bisa minta tolong! bisa minta penjelasan tentang Globalisasi dan resiko? klo bs sekarang. maaf ganggu!!
By: Rahmat Fauzi on August 5, 2007 at 7:21 am
Reply
terima kasih bin hatur nuhun binti jazakallah khoeron katsiro atas artikelnya….emmm mungkin nanti minta yang lebih lengap bin komplit lagi…….
By: eful ibnu tsani on August 15, 2007 at 1:04 pm
Reply
tolong, jelasin apa itu bisnis global’ klo bvisa ada rujukan literatur.
By: safiria on September 7, 2007 at 9:03 am
Reply
Hallo safiria, ini ada defenisi tentang yang anda maksud semoga bisa membantu:global business A business that transcends national boundaries and is not committed to a single home country http://college.hmco.com/business/griffin/management/7e/students/glossary/ch05.html
Boleh lihat disini juga:http://www.gbn.com/
By: isronax on September 8, 2007 at 8:22 am
Reply
blh tlng ksi taocara mendukung globalisasi
By: enggi on September 21, 2007 at 1:30 pm
Reply
tolong dong kasih tau faktor-faktor apa saja yg mempercepat globalisasi ekonomi dunia?? klo bisa dari beberapa sumber. trims
By: eri deskayana on September 23, 2007 at 11:19 am
Reply
thank ya paaaaaaaaaaaaaak.akhirnya toegasku untuk mata kuliah kewarganegaraan dapet juga1 x lagi thanks atas artikelnya tentang pengaruh globalisasi
By: eric on October 15, 2007 at 10:40 am
Reply
maternuwun pak…. tugas KWN aq beres juga…
By: yanti on October 19, 2007 at 6:53 am
Reply
4 jempolll buat bapak….(^_^)
By: veny on October 19, 2007 at 7:06 am
Reply
mekOm bIsa mNtk tLog g’???emm,, tLong jLsin ttg PengruH globalisasI di bidaNg sosiaL dan pendidikan !!!…pLeasE baNtuaN nya …tuK maKalah …sekRg yaH…
By: In_dY on October 27, 2007 at 5:55 am
Reply
met malem saya da sedikit masalah dengan refrensi utk pembuatan makalah ttg UPAYA WNI DDALAM MENGHADAPI BUDAYA GLOBALISASI TEKNOLOGI
dari judul itu saya ingin minta sedikit masukan dan artikel.
maka dari itu saya mhon bantuan untuk penyelesaianmakalah saya!
By: fatchur rahman on October 29, 2007 at 12:05 pm
Reply
thank’s banget buat informasinya, aku jadi bisa bikin makalah
By: andy on November 3, 2007 at 10:31 am
Reply
akhirnya gua punya bahan yang bagus bwt speech gw. thanks berat bro
By: vrael on November 3, 2007 at 3:20 pm
Reply
thanks…ini sangat membantu saya,,,,tolong donk kasih tau tentang kebaikan dan keburukan era reformasi?kirim ke e-mail saya ych….?mksih byk…irigasoen@yahoo.co.id
By: allvy on November 4, 2007 at 11:56 am
Reply
bagus banget nih, tapi klo dikasih penjelasan tentang pengaruh globalisasi trhdp cara berpakaian pasti lebih keren tuhh….(^_^)okeh.. thanks ya informasinya
By: sorry no name on December 29, 2007 at 8:22 am
Reply
pengaruh globalisasi dalam bidang telekomunikasi
By: ade on January 14, 2008 at 12:31 pm
Reply
tnx y!!!jd bsa ngrjain tugas ..tp tmbhn dunk byr lbh lgkp,,
By: echy_egy on January 17, 2008 at 8:16 am
Reply
thanks a lot yow…u’ve helped me so much..
By: widdels on January 17, 2008 at 10:28 am
Reply
wahhhhhh …..thX yaaaa …..
tugas Qu terselesaikan ….
thx a lot ……
By: rita n vicky on January 23, 2008 at 6:34 am
Reply
thx… bisa nmbahin tugasndah ni …
By: Ndoii on January 27, 2008 at 8:28 am
Reply
makasih bgt buat artikelnya…
tertolong bgt deh…
By: karen on January 27, 2008 at 11:00 am
Reply
mas boleh tau ngga? penjelasannyang mas sampaikan itu referensinya darimana saja? dan kalau boleh tau mas ahmad mencetak buku tidak? kalau iya judul bukunya apa? makasih kalau dijawab
By: sondang on January 30, 2008 at 6:52 am
Reply
met siang saya ada masalah tentang pembuatan makalah yang berjudul PERANAN PENDIDIKAN DALAM ERA GLOBALISASI mohon bantuannya
By: septia on February 3, 2008 at 5:59 am
Reply
saya mau minta tolong carikan globalisasi dibidang moral
By: cika on February 4, 2008 at 3:23 am
Reply
dampak globalisasi di bidang sosial apa aj c??klw ad yg tau,,tlg jwb y..tx.
By: maya on February 9, 2008 at 6:32 am
Reply
tolong dong jelasin faktor pendukung dan penghambat globalisasi.trus juga dampak globalisasi (+/-) bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
By: Fery K on February 14, 2008 at 12:29 am
Reply
tolong jelasin bagaimana tindakan yang harus dilakukan remaja untuk mengatasi globalisasi ini
By: nisa on February 14, 2008 at 5:07 am
Reply
makasih ya!!!! tugas PKnq terselamatkan!!!!!!!
Globalisasi, dunia yang tanpa batas. BAtas wilayah negara menjadi semakin tipis. Proses dimana usaha saling mempengaruhi satu dengan yang lain. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi merupakan salah satu faktor yang banyak mempengaruhi terjadinya proses globalisasi.
Posting tugas siswa kelas 3 SMA IPA/IPS silahkan klik comments
Ekonomi.
Kebaikan globalisasi ekonomi
Produksi global dapat ditingkatkan
Pandangan ini sesuai dengan teori ‘Keuntungan Komparatif’ dari David Ricardo. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan.
Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara
Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.
Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri
Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.
Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik
Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.
Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi
Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing, tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut.
[sunting] Keburukan globalisasi ekonomi
Menghambat pertumbuhan sektor industri
Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat.
Memperburuk neraca pembayaran
Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Sebaliknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran.
Sektor keuangan semakin tidak stabil
Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. Sebaliknya, ketika harga-harga saham di pasar saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan.
memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang
Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara, maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.
Possibly related posts: (automatically generated)
Globalisasi di bidang kebudayaan
Pengaruh Globalisasi Terhadap Jati Diri Bangsa
Pengertian SIM
Posted in Pendidikan
« Tahun Baru Cina
International Art Competition »
Responses
Pengaruh Globalisasi terhadap Kehidupan Berbangsa dan BernegaraAhmad Haikal
1. Pengaruh Globalisasi Ekonomi (globalisasi Kapitalisme)
o Perusahaan-perusahaan multinasional mendirikan pabrik dan kantor cabangnya di negara-negara lain.o Produk-produk luar negeri masuk ke supermarket-supermartket suatu negara.
a. Apa itu itu Kapitalisme
o Suatu sistem ekonomi yang mengatur proses prduksi dan pendistribusian barang dan jasa.o Memiliki tiga ciri pokok : a. Sebagian besar properti dimiliki individub. Barang dan jasa diperdagangkan di pasar bebas yang bersifat kompertitifc. Modal diinvestasikan ke dalam berbagai usaha untuk menghasilkan labao Salah satu ilmuan ilmuan di bidang ini adalah filsuf Adam Smith, mengkampanyekan kamitalisme pasar bebas ini.
b. Cara Kerja Kapitalisme Pasar Bebas
o Pengusaha bersaing pada lingkungan pasar yang benar-benar bebaso Persaingan menekan hargao Sering muncul produk massal dunia yang baru, sebagai jalan keluar untuk memenangkan persaingan.
c. Kenyataannya
1) Kenyataannya pada abad ke-19
o Kapitalisme pasar bebas yang diangan-angankan Adam Smith hanya menguntungkan Negara-negara kaya di Eropa dan Amerika Serikat.o Pada dunia perindustian, buruh diupah semena-mena (murah) sesuai kebutuhan bisnis, mesin sering berbahaya dan lingkungan beracun.o Kesenjangan sosial antara negara kaya dan miskin semakin menajam.
2) Kenyataannya pada abad ke-20 dan abad ke-21
o Kapitalisme mengendalikan hampir seluruh perekoniam internasional.o Komunisme di Eropa dan Cina menjadi terbuka.o Kemajuan telekomunikasi dan komputer menjadi sarana yang sangat mendukung globalisasi kapitalisme.o Banyak batasan terhadap perdagangan internasional dicabut, sehingga mereka menggerakkan modalnya ke seluruh dunia. Sehingga mengarah ke negara miskin yang memiliki upah rendah.
d. Konsekuensinya bagi negara-negara
1) Bagi negara maju
o Semakin kaya, standar biaya hidup semakin tinggi.o Pemreintah nasional tidak dapat lagi mengendalikan secara penuh terhapdap perusahaan internasional.
2) Bagi negara miskin ; ketidakadilan
o Kekuatan tawar-menawar lebih lemah dibanding sebelumnya.o Terpaksa menawarkan intensif yang semakin besar bagi perusahaan-perusahaan internasional agar bersedia mendirikan abrik di Negara mereka.o Peraturan kesehatan diabaikan, insentif pajak dan sogokan lain ditawarkan, pengunjuk rasa langsung dipenjara.o Pekerja mendapat jam kerja tinggi tetapi upahnya rendah.
e. Mengkampanyekan keadilan global
o Banyak pihak yang tidak setuju dengan perdagangan bebas, karena kerugian banyak menimpa negara-negara miskin, sehingga banyak terjadi demonstrasi yang diajukan ke lembaga WTO.o WTO dianggap tidak demokratis. Beroperasi secara rahasia dan tidak bertanggung jawab warga negara yang secara langsung akan dampak dari keputusan-keputusannya.
2. Pengaruh Globalisasi dalam Bidang Sosial-Budaya
o Globalisasi mengubah bentuk kehidupan keseharian kita secara mendasar.
1) Meningkatnya InduvidualismeDulu, kesempatan individu untuk menentukan dirinya sendiri dibatasi masyarakatnya, entah leh tradisi maupun oleh kebiasaan-kebiasaan yan berlaku. Di era globalisasi ini, kesempatan individu untuk mengatur dan menentukan yang terbaik bagi dirinya sendiri sangat terbuka lebar.
2) Pola KerjaPekerjaan-pekerjaan mengarah ke era perekonomian berbasis pengetahuan. Orang-orang sudah tidak mengandal kerja penuh di kantor, tetapi part time job. Perempuan telah masuk dunia kerja.
3) Kebudayaan PopCitra, gagasan, dan gaya hidup baru menyebar dengan begitu cepat keseluruh pelosok dunia lebih daripada sebelumnya.
3. Pengaruh Globalisasi dalam bidang Politiko Dalam pemerintahan demokratis, rakyat penentu jalannya pemerintahan.o Pemerintah nasional tidak lagi mengontrol apa yang terjadi dalam batas-batas negara mereka.
By: ahmad Haikal Noor on February 28, 2007 at 10:06 pm
Reply
Deskripsi Pengaruh Globaliasi di Bidang Sosial BudayaAhmad Haikal
Globalisasi tidak hanya memperngaruhi bidang ekonomi dan politik saja, tetapi juga memperngaruhi sosial budaya. Bahkan pengaruh ini bisa jadi lebih kuat karena dapat berentet memperngaruhi bidang yang lain.
Globalisasi adalah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu ke seluruh dunia sehingga tercipta multiculture. Terlihat semenjak lama. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini.
Namun, perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Kontak melalui media sangat berperan, khususnya dengan batuan telekomunikasi dan sarana internet yang begitu canggih. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan.
Kebudayaan yang memiliki pengaruh yang cukup kuat adalah kebudayaan barat. Karena dikenal pengaruhnya dengan westernisasi. Pengaruh ini cukup mengglobal, sehingga dalam kehidupan sehari-hari hampir di seluruh belahan dunia ada kelompok orang-orang (khususnya para remaja) yang mengikuti budaya barat. Baik dalam segi pakaian, tingkah laku atau lagu dan film yang disukai
Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan• Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional.• Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism).• Berkembangnya turisme dan pariwisata.• Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain.• Berkembangnya mode yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain lain.• Bertambah banyaknya event-event berskala global.
By: ahmad Haikal Noor on February 28, 2007 at 10:32 pm
Reply
Faktor-Faktor Pendukung Munculnya GlobalisasiAhmad Haikal
1. Berkembang Pesatnya Teknologi Komunikasi
• Setiap rumah dan kantor dilengkapi dengan telfon, mesin fax, televisi, dan internet.• Hampir setiap orang yang mampu memiliki telfon genggam, sehingga terhubung ke seluruh pelosok dunia.• Teknologi ini membuat ruang dan waktu seakan-akan semakin sempit.
2. Adanya Integrasi Ekonomi Dunia
• Kegiatan ekonomi mengarah ke perekonomian tanpa bobot (weightless economy), yaitu perekonomian yang produknya adalah informasi, seperti perangkat lunak komputer, produk media, hiburan, dan jasa berbasis internet.• Disebut juga perekonomian berbasis pengetahuan (knowledge economy), yang ditandai oleh munculnya banyak konsumen yang cakap teknologi dan mudah menguasai kemajuan-kemajuan terbaru dalam bidang komputerisasi, hiburan, dan telekomunikasi serta mempraktekkannya dalam kehidupan keseharian mereka.• Banyak aspek ekonomi sekarang bekerja melalui jaringan-jaringan yang melintasi batas-batas negara.
Kesimpulan :Adanya globalisasi tidak muncul begitu saja, melainkan ada faktor-faktor yang mendukung kemunculannya. Terdapat dua faktor yang paling kuat pengaruhnya, yaitu telekomunikasi dan ekonomi. Keduanya pasti kita temukan diberbagai belahan dunia.
By: ahmad Haikal Noor on March 4, 2007 at 7:06 pm
Reply
Bagaimana Melihat Aspek Globalisasi : Aspek Positif dan NegatifnyaAhmad Haikal
1. Aspek Positif Globalisasi
• Pada bidang globalisasi, teknologi berkembang pesat. Baik teknologi informasi, komunikasi, maupun transportasi. Sehingga orang dapat berhubungan melewati batas-batas negara.• Pada perdagangan, perkembangan industri memungkinkan produsen dalam satu negara tidak lagi membatasi diri dengan membuat suatu produk sendirian, melainkan dapat mengimpor komponen lain yang diperlukan.• Pada bidang industri dan jasa, setiap negara terbuka untuk membuka peluang sehingga para ahli dapat bekerja di negara lain.• Pada bidang Sosial-Budaya, karena transportasi manusia dapat bergerak dinamis dalam bermigrasi, meskipun kadang-kadang terjadi benturan budaya.• Pada bidang lingkungan hidup, LSM semakin kritis dalam menyoroti persoalan lingkungan dalam suatu negara.• Pada bidang politik, Negara berhak atas kedaulatannya, namun Negara-negara lain bisa menuntut sikap transparan, demokrastis, dan menghargai hak asasi manusia.
2. Aspek negatif Globalisasi• Terjadinya kesenjangan ekonomi akibat dari kekalahan berkompetensi dalam bidang teknologi.• Negara-negara kuat akan bersekongkol untuk mncari keuntungan sebesar-besarnya.• Timbul fanatisme rasial, etnis, dan agama sebagai upaya menunjukkan eksistensinya.• Semakin menurun SDA vital seperti air, hujan dan terjadi pencemaran global.
By: ahmad Haikal Noor on March 4, 2007 at 7:07 pm
Reply
Thanks haikal, jangan lupa lembar data/nilai tugasnya diserahkan, selamat.
By: isronax on March 20, 2007 at 6:56 am
Reply
Tolong dong kasih tau yang pengaruh globalisasi politik
By: Agus DC on May 20, 2007 at 6:12 am
Reply
bisa minta tolong dong gimana pengaruh globalisasi terhadap Hak Asasi Manusia??
By: hendra UMY on June 5, 2007 at 6:06 pm
Reply
mas, maaf bisa minta tolong! bisa minta penjelasan tentang Globalisasi dan resiko? klo bs sekarang. maaf ganggu!!
By: Rahmat Fauzi on August 5, 2007 at 7:21 am
Reply
terima kasih bin hatur nuhun binti jazakallah khoeron katsiro atas artikelnya….emmm mungkin nanti minta yang lebih lengap bin komplit lagi…….
By: eful ibnu tsani on August 15, 2007 at 1:04 pm
Reply
tolong, jelasin apa itu bisnis global’ klo bvisa ada rujukan literatur.
By: safiria on September 7, 2007 at 9:03 am
Reply
Hallo safiria, ini ada defenisi tentang yang anda maksud semoga bisa membantu:global business A business that transcends national boundaries and is not committed to a single home country http://college.hmco.com/business/griffin/management/7e/students/glossary/ch05.html
Boleh lihat disini juga:http://www.gbn.com/
By: isronax on September 8, 2007 at 8:22 am
Reply
blh tlng ksi taocara mendukung globalisasi
By: enggi on September 21, 2007 at 1:30 pm
Reply
tolong dong kasih tau faktor-faktor apa saja yg mempercepat globalisasi ekonomi dunia?? klo bisa dari beberapa sumber. trims
By: eri deskayana on September 23, 2007 at 11:19 am
Reply
thank ya paaaaaaaaaaaaaak.akhirnya toegasku untuk mata kuliah kewarganegaraan dapet juga1 x lagi thanks atas artikelnya tentang pengaruh globalisasi
By: eric on October 15, 2007 at 10:40 am
Reply
maternuwun pak…. tugas KWN aq beres juga…
By: yanti on October 19, 2007 at 6:53 am
Reply
4 jempolll buat bapak….(^_^)
By: veny on October 19, 2007 at 7:06 am
Reply
mekOm bIsa mNtk tLog g’???emm,, tLong jLsin ttg PengruH globalisasI di bidaNg sosiaL dan pendidikan !!!…pLeasE baNtuaN nya …tuK maKalah …sekRg yaH…
By: In_dY on October 27, 2007 at 5:55 am
Reply
met malem saya da sedikit masalah dengan refrensi utk pembuatan makalah ttg UPAYA WNI DDALAM MENGHADAPI BUDAYA GLOBALISASI TEKNOLOGI
dari judul itu saya ingin minta sedikit masukan dan artikel.
maka dari itu saya mhon bantuan untuk penyelesaianmakalah saya!
By: fatchur rahman on October 29, 2007 at 12:05 pm
Reply
thank’s banget buat informasinya, aku jadi bisa bikin makalah
By: andy on November 3, 2007 at 10:31 am
Reply
akhirnya gua punya bahan yang bagus bwt speech gw. thanks berat bro
By: vrael on November 3, 2007 at 3:20 pm
Reply
thanks…ini sangat membantu saya,,,,tolong donk kasih tau tentang kebaikan dan keburukan era reformasi?kirim ke e-mail saya ych….?mksih byk…irigasoen@yahoo.co.id
By: allvy on November 4, 2007 at 11:56 am
Reply
bagus banget nih, tapi klo dikasih penjelasan tentang pengaruh globalisasi trhdp cara berpakaian pasti lebih keren tuhh….(^_^)okeh.. thanks ya informasinya
By: sorry no name on December 29, 2007 at 8:22 am
Reply
pengaruh globalisasi dalam bidang telekomunikasi
By: ade on January 14, 2008 at 12:31 pm
Reply
tnx y!!!jd bsa ngrjain tugas ..tp tmbhn dunk byr lbh lgkp,,
By: echy_egy on January 17, 2008 at 8:16 am
Reply
thanks a lot yow…u’ve helped me so much..
By: widdels on January 17, 2008 at 10:28 am
Reply
wahhhhhh …..thX yaaaa …..
tugas Qu terselesaikan ….
thx a lot ……
By: rita n vicky on January 23, 2008 at 6:34 am
Reply
thx… bisa nmbahin tugasndah ni …
By: Ndoii on January 27, 2008 at 8:28 am
Reply
makasih bgt buat artikelnya…
tertolong bgt deh…
By: karen on January 27, 2008 at 11:00 am
Reply
mas boleh tau ngga? penjelasannyang mas sampaikan itu referensinya darimana saja? dan kalau boleh tau mas ahmad mencetak buku tidak? kalau iya judul bukunya apa? makasih kalau dijawab
By: sondang on January 30, 2008 at 6:52 am
Reply
met siang saya ada masalah tentang pembuatan makalah yang berjudul PERANAN PENDIDIKAN DALAM ERA GLOBALISASI mohon bantuannya
By: septia on February 3, 2008 at 5:59 am
Reply
saya mau minta tolong carikan globalisasi dibidang moral
By: cika on February 4, 2008 at 3:23 am
Reply
dampak globalisasi di bidang sosial apa aj c??klw ad yg tau,,tlg jwb y..tx.
By: maya on February 9, 2008 at 6:32 am
Reply
tolong dong jelasin faktor pendukung dan penghambat globalisasi.trus juga dampak globalisasi (+/-) bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
By: Fery K on February 14, 2008 at 12:29 am
Reply
tolong jelasin bagaimana tindakan yang harus dilakukan remaja untuk mengatasi globalisasi ini
By: nisa on February 14, 2008 at 5:07 am
Reply
makasih ya!!!! tugas PKnq terselamatkan!!!!!!!
Globalisasi, dunia yang tanpa batas. BAtas wilayah negara menjadi semakin tipis. Proses dimana usaha saling mempengaruhi satu dengan yang lain. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi merupakan salah satu faktor yang banyak mempengaruhi terjadinya proses globalisasi.
Posting tugas siswa kelas 3 SMA IPA/IPS silahkan klik comments
Ekonomi.
Kebaikan globalisasi ekonomi
Produksi global dapat ditingkatkan
Pandangan ini sesuai dengan teori ‘Keuntungan Komparatif’ dari David Ricardo. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan.
Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara
Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.
Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri
Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.
Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik
Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.
Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi
Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing, tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut.
[sunting] Keburukan globalisasi ekonomi
Menghambat pertumbuhan sektor industri
Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat.
Memperburuk neraca pembayaran
Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Sebaliknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran.
Sektor keuangan semakin tidak stabil
Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. Sebaliknya, ketika harga-harga saham di pasar saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan.
memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang
Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara, maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.
Possibly related posts: (automatically generated)
Globalisasi di bidang kebudayaan
Pengaruh Globalisasi Terhadap Jati Diri Bangsa
Pengertian SIM
Posted in Pendidikan
« Tahun Baru Cina
International Art Competition »
Responses
Pengaruh Globalisasi terhadap Kehidupan Berbangsa dan BernegaraAhmad Haikal
1. Pengaruh Globalisasi Ekonomi (globalisasi Kapitalisme)
o Perusahaan-perusahaan multinasional mendirikan pabrik dan kantor cabangnya di negara-negara lain.o Produk-produk luar negeri masuk ke supermarket-supermartket suatu negara.
a. Apa itu itu Kapitalisme
o Suatu sistem ekonomi yang mengatur proses prduksi dan pendistribusian barang dan jasa.o Memiliki tiga ciri pokok : a. Sebagian besar properti dimiliki individub. Barang dan jasa diperdagangkan di pasar bebas yang bersifat kompertitifc. Modal diinvestasikan ke dalam berbagai usaha untuk menghasilkan labao Salah satu ilmuan ilmuan di bidang ini adalah filsuf Adam Smith, mengkampanyekan kamitalisme pasar bebas ini.
b. Cara Kerja Kapitalisme Pasar Bebas
o Pengusaha bersaing pada lingkungan pasar yang benar-benar bebaso Persaingan menekan hargao Sering muncul produk massal dunia yang baru, sebagai jalan keluar untuk memenangkan persaingan.
c. Kenyataannya
1) Kenyataannya pada abad ke-19
o Kapitalisme pasar bebas yang diangan-angankan Adam Smith hanya menguntungkan Negara-negara kaya di Eropa dan Amerika Serikat.o Pada dunia perindustian, buruh diupah semena-mena (murah) sesuai kebutuhan bisnis, mesin sering berbahaya dan lingkungan beracun.o Kesenjangan sosial antara negara kaya dan miskin semakin menajam.
2) Kenyataannya pada abad ke-20 dan abad ke-21
o Kapitalisme mengendalikan hampir seluruh perekoniam internasional.o Komunisme di Eropa dan Cina menjadi terbuka.o Kemajuan telekomunikasi dan komputer menjadi sarana yang sangat mendukung globalisasi kapitalisme.o Banyak batasan terhadap perdagangan internasional dicabut, sehingga mereka menggerakkan modalnya ke seluruh dunia. Sehingga mengarah ke negara miskin yang memiliki upah rendah.
d. Konsekuensinya bagi negara-negara
1) Bagi negara maju
o Semakin kaya, standar biaya hidup semakin tinggi.o Pemreintah nasional tidak dapat lagi mengendalikan secara penuh terhapdap perusahaan internasional.
2) Bagi negara miskin ; ketidakadilan
o Kekuatan tawar-menawar lebih lemah dibanding sebelumnya.o Terpaksa menawarkan intensif yang semakin besar bagi perusahaan-perusahaan internasional agar bersedia mendirikan abrik di Negara mereka.o Peraturan kesehatan diabaikan, insentif pajak dan sogokan lain ditawarkan, pengunjuk rasa langsung dipenjara.o Pekerja mendapat jam kerja tinggi tetapi upahnya rendah.
e. Mengkampanyekan keadilan global
o Banyak pihak yang tidak setuju dengan perdagangan bebas, karena kerugian banyak menimpa negara-negara miskin, sehingga banyak terjadi demonstrasi yang diajukan ke lembaga WTO.o WTO dianggap tidak demokratis. Beroperasi secara rahasia dan tidak bertanggung jawab warga negara yang secara langsung akan dampak dari keputusan-keputusannya.
2. Pengaruh Globalisasi dalam Bidang Sosial-Budaya
o Globalisasi mengubah bentuk kehidupan keseharian kita secara mendasar.
1) Meningkatnya InduvidualismeDulu, kesempatan individu untuk menentukan dirinya sendiri dibatasi masyarakatnya, entah leh tradisi maupun oleh kebiasaan-kebiasaan yan berlaku. Di era globalisasi ini, kesempatan individu untuk mengatur dan menentukan yang terbaik bagi dirinya sendiri sangat terbuka lebar.
2) Pola KerjaPekerjaan-pekerjaan mengarah ke era perekonomian berbasis pengetahuan. Orang-orang sudah tidak mengandal kerja penuh di kantor, tetapi part time job. Perempuan telah masuk dunia kerja.
3) Kebudayaan PopCitra, gagasan, dan gaya hidup baru menyebar dengan begitu cepat keseluruh pelosok dunia lebih daripada sebelumnya.
3. Pengaruh Globalisasi dalam bidang Politiko Dalam pemerintahan demokratis, rakyat penentu jalannya pemerintahan.o Pemerintah nasional tidak lagi mengontrol apa yang terjadi dalam batas-batas negara mereka.
By: ahmad Haikal Noor on February 28, 2007 at 10:06 pm
Reply
Deskripsi Pengaruh Globaliasi di Bidang Sosial BudayaAhmad Haikal
Globalisasi tidak hanya memperngaruhi bidang ekonomi dan politik saja, tetapi juga memperngaruhi sosial budaya. Bahkan pengaruh ini bisa jadi lebih kuat karena dapat berentet memperngaruhi bidang yang lain.
Globalisasi adalah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu ke seluruh dunia sehingga tercipta multiculture. Terlihat semenjak lama. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini.
Namun, perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Kontak melalui media sangat berperan, khususnya dengan batuan telekomunikasi dan sarana internet yang begitu canggih. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan.
Kebudayaan yang memiliki pengaruh yang cukup kuat adalah kebudayaan barat. Karena dikenal pengaruhnya dengan westernisasi. Pengaruh ini cukup mengglobal, sehingga dalam kehidupan sehari-hari hampir di seluruh belahan dunia ada kelompok orang-orang (khususnya para remaja) yang mengikuti budaya barat. Baik dalam segi pakaian, tingkah laku atau lagu dan film yang disukai
Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan• Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional.• Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism).• Berkembangnya turisme dan pariwisata.• Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain.• Berkembangnya mode yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain lain.• Bertambah banyaknya event-event berskala global.
By: ahmad Haikal Noor on February 28, 2007 at 10:32 pm
Reply
Faktor-Faktor Pendukung Munculnya GlobalisasiAhmad Haikal
1. Berkembang Pesatnya Teknologi Komunikasi
• Setiap rumah dan kantor dilengkapi dengan telfon, mesin fax, televisi, dan internet.• Hampir setiap orang yang mampu memiliki telfon genggam, sehingga terhubung ke seluruh pelosok dunia.• Teknologi ini membuat ruang dan waktu seakan-akan semakin sempit.
2. Adanya Integrasi Ekonomi Dunia
• Kegiatan ekonomi mengarah ke perekonomian tanpa bobot (weightless economy), yaitu perekonomian yang produknya adalah informasi, seperti perangkat lunak komputer, produk media, hiburan, dan jasa berbasis internet.• Disebut juga perekonomian berbasis pengetahuan (knowledge economy), yang ditandai oleh munculnya banyak konsumen yang cakap teknologi dan mudah menguasai kemajuan-kemajuan terbaru dalam bidang komputerisasi, hiburan, dan telekomunikasi serta mempraktekkannya dalam kehidupan keseharian mereka.• Banyak aspek ekonomi sekarang bekerja melalui jaringan-jaringan yang melintasi batas-batas negara.
Kesimpulan :Adanya globalisasi tidak muncul begitu saja, melainkan ada faktor-faktor yang mendukung kemunculannya. Terdapat dua faktor yang paling kuat pengaruhnya, yaitu telekomunikasi dan ekonomi. Keduanya pasti kita temukan diberbagai belahan dunia.
By: ahmad Haikal Noor on March 4, 2007 at 7:06 pm
Reply
Bagaimana Melihat Aspek Globalisasi : Aspek Positif dan NegatifnyaAhmad Haikal
1. Aspek Positif Globalisasi
• Pada bidang globalisasi, teknologi berkembang pesat. Baik teknologi informasi, komunikasi, maupun transportasi. Sehingga orang dapat berhubungan melewati batas-batas negara.• Pada perdagangan, perkembangan industri memungkinkan produsen dalam satu negara tidak lagi membatasi diri dengan membuat suatu produk sendirian, melainkan dapat mengimpor komponen lain yang diperlukan.• Pada bidang industri dan jasa, setiap negara terbuka untuk membuka peluang sehingga para ahli dapat bekerja di negara lain.• Pada bidang Sosial-Budaya, karena transportasi manusia dapat bergerak dinamis dalam bermigrasi, meskipun kadang-kadang terjadi benturan budaya.• Pada bidang lingkungan hidup, LSM semakin kritis dalam menyoroti persoalan lingkungan dalam suatu negara.• Pada bidang politik, Negara berhak atas kedaulatannya, namun Negara-negara lain bisa menuntut sikap transparan, demokrastis, dan menghargai hak asasi manusia.
2. Aspek negatif Globalisasi• Terjadinya kesenjangan ekonomi akibat dari kekalahan berkompetensi dalam bidang teknologi.• Negara-negara kuat akan bersekongkol untuk mncari keuntungan sebesar-besarnya.• Timbul fanatisme rasial, etnis, dan agama sebagai upaya menunjukkan eksistensinya.• Semakin menurun SDA vital seperti air, hujan dan terjadi pencemaran global.
By: ahmad Haikal Noor on March 4, 2007 at 7:07 pm
Reply
Thanks haikal, jangan lupa lembar data/nilai tugasnya diserahkan, selamat.
By: isronax on March 20, 2007 at 6:56 am
Reply
Tolong dong kasih tau yang pengaruh globalisasi politik
By: Agus DC on May 20, 2007 at 6:12 am
Reply
bisa minta tolong dong gimana pengaruh globalisasi terhadap Hak Asasi Manusia??
By: hendra UMY on June 5, 2007 at 6:06 pm
Reply
mas, maaf bisa minta tolong! bisa minta penjelasan tentang Globalisasi dan resiko? klo bs sekarang. maaf ganggu!!
By: Rahmat Fauzi on August 5, 2007 at 7:21 am
Reply
terima kasih bin hatur nuhun binti jazakallah khoeron katsiro atas artikelnya….emmm mungkin nanti minta yang lebih lengap bin komplit lagi…….
By: eful ibnu tsani on August 15, 2007 at 1:04 pm
Reply
tolong, jelasin apa itu bisnis global’ klo bvisa ada rujukan literatur.
By: safiria on September 7, 2007 at 9:03 am
Reply
Hallo safiria, ini ada defenisi tentang yang anda maksud semoga bisa membantu:global business A business that transcends national boundaries and is not committed to a single home country http://college.hmco.com/business/griffin/management/7e/students/glossary/ch05.html
Boleh lihat disini juga:http://www.gbn.com/
By: isronax on September 8, 2007 at 8:22 am
Reply
blh tlng ksi taocara mendukung globalisasi
By: enggi on September 21, 2007 at 1:30 pm
Reply
tolong dong kasih tau faktor-faktor apa saja yg mempercepat globalisasi ekonomi dunia?? klo bisa dari beberapa sumber. trims
By: eri deskayana on September 23, 2007 at 11:19 am
Reply
thank ya paaaaaaaaaaaaaak.akhirnya toegasku untuk mata kuliah kewarganegaraan dapet juga1 x lagi thanks atas artikelnya tentang pengaruh globalisasi
By: eric on October 15, 2007 at 10:40 am
Reply
maternuwun pak…. tugas KWN aq beres juga…
By: yanti on October 19, 2007 at 6:53 am
Reply
4 jempolll buat bapak….(^_^)
By: veny on October 19, 2007 at 7:06 am
Reply
mekOm bIsa mNtk tLog g’???emm,, tLong jLsin ttg PengruH globalisasI di bidaNg sosiaL dan pendidikan !!!…pLeasE baNtuaN nya …tuK maKalah …sekRg yaH…
By: In_dY on October 27, 2007 at 5:55 am
Reply
met malem saya da sedikit masalah dengan refrensi utk pembuatan makalah ttg UPAYA WNI DDALAM MENGHADAPI BUDAYA GLOBALISASI TEKNOLOGI
dari judul itu saya ingin minta sedikit masukan dan artikel.
maka dari itu saya mhon bantuan untuk penyelesaianmakalah saya!
By: fatchur rahman on October 29, 2007 at 12:05 pm
Reply
thank’s banget buat informasinya, aku jadi bisa bikin makalah
By: andy on November 3, 2007 at 10:31 am
Reply
akhirnya gua punya bahan yang bagus bwt speech gw. thanks berat bro
By: vrael on November 3, 2007 at 3:20 pm
Reply
thanks…ini sangat membantu saya,,,,tolong donk kasih tau tentang kebaikan dan keburukan era reformasi?kirim ke e-mail saya ych….?mksih byk…irigasoen@yahoo.co.id
By: allvy on November 4, 2007 at 11:56 am
Reply
bagus banget nih, tapi klo dikasih penjelasan tentang pengaruh globalisasi trhdp cara berpakaian pasti lebih keren tuhh….(^_^)okeh.. thanks ya informasinya
By: sorry no name on December 29, 2007 at 8:22 am
Reply
pengaruh globalisasi dalam bidang telekomunikasi
By: ade on January 14, 2008 at 12:31 pm
Reply
tnx y!!!jd bsa ngrjain tugas ..tp tmbhn dunk byr lbh lgkp,,
By: echy_egy on January 17, 2008 at 8:16 am
Reply
thanks a lot yow…u’ve helped me so much..
By: widdels on January 17, 2008 at 10:28 am
Reply
wahhhhhh …..thX yaaaa …..
tugas Qu terselesaikan ….
thx a lot ……
By: rita n vicky on January 23, 2008 at 6:34 am
Reply
thx… bisa nmbahin tugasndah ni …
By: Ndoii on January 27, 2008 at 8:28 am
Reply
makasih bgt buat artikelnya…
tertolong bgt deh…
By: karen on January 27, 2008 at 11:00 am
Reply
mas boleh tau ngga? penjelasannyang mas sampaikan itu referensinya darimana saja? dan kalau boleh tau mas ahmad mencetak buku tidak? kalau iya judul bukunya apa? makasih kalau dijawab
By: sondang on January 30, 2008 at 6:52 am
Reply
met siang saya ada masalah tentang pembuatan makalah yang berjudul PERANAN PENDIDIKAN DALAM ERA GLOBALISASI mohon bantuannya
By: septia on February 3, 2008 at 5:59 am
Reply
saya mau minta tolong carikan globalisasi dibidang moral
By: cika on February 4, 2008 at 3:23 am
Reply
dampak globalisasi di bidang sosial apa aj c??klw ad yg tau,,tlg jwb y..tx.
By: maya on February 9, 2008 at 6:32 am
Reply
tolong dong jelasin faktor pendukung dan penghambat globalisasi.trus juga dampak globalisasi (+/-) bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
By: Fery K on February 14, 2008 at 12:29 am
Reply
tolong jelasin bagaimana tindakan yang harus dilakukan remaja untuk mengatasi globalisasi ini
By: nisa on February 14, 2008 at 5:07 am
Reply
makasih ya!!!! tugas PKnq terselamatkan!!!!!!!
Selasa, 09 Februari 2010
Sebagai akibat globalisasi dan peningkatan pergaulan dan perdagangan internasional, cukup banyak peraturan-peraturan hukum asing atau yang bersifat internasional akan juga dituangkan ke dalam perundang-undangan nasional, misalnya di dalam hal surat-surat berharga, pasar modal, kejahatan komputer, dan sebagainya. Terutama kaidah-kaidah hukum yang bersifat transnasional lebih cepat akan dapat diterima sebagai hukum nasional, karena kaedah-kaedah hukum transnasional itu merupakan aturan permainan dalam komunikasi dan perekonomian internasional dan global.[12] Akibatnya semakin memasuki abad XXI, semakin hukum nasional Indonesia akan memperlihatkan sifat yang lebih transnasional, sehingga perbedaan-perbedaan dengan sistem hukum lain akan semakin berkurang.
Berdasarkan uraian tersebut di atas, penulis tertarik untuk melakukan suatu kajian mengenai pengaruh globalisasi ekonomi dan hukum ekonomi internasional dalam pembangunan hukum ekonomi di Indonesia.
II. Pengaruh Globalisasi Ekonomi dan Hukum Ekonomi Internasional dalam Pembangunan Hukum Ekonomi di Indonesia.
Pembangunan hukum adalah suatu pekerjaan yang sama tuanya dengan pekerjaan pembangunan negara dan bangsa.[13] Hadirnya undang-undang sebagai hukum tertulis melalui perundang-undangan dan dalam proses peradilan sebagai yurisprudensi (judge made law) juga telah lama dikenal dalam dunia hukum, demikian pula halnya dengan bagian dari hukum Indonesia yang saat ini semakin penting dan berpengaruh, yaitu hukum ekonomi Indonesia yang daya berlakunya di samping dalam lingkup nasional juga internasional. Relevansi hukum ekonomi semakin menonjol sejak lintas niaga masuk dalam dunia tanpa batas atau globalisasi ekonomi. Bagi Indonesia, tepatnya setelah meratifikasi persetujuan internasional di bidang perdagangan dalam suatu organisasi internasional yang dikenal dengan World Trade Organization (WTO), karena dengan demikian Indonesia harus mematuhi segala ketentuan yang berlaku bagi semua negara anggota WTO dengan segala konsekuensinya.
Realita ini menempatkan Indonesia untuk benar-benar dan bersungguh-sungguh “mengikuti dan mengembangkan” hukum ekonomi internasional, terutama dalam pelaksanaannya atau penegakkan hukumnya, dimana semua penegak hukum dan pelaku hukum dalam lintas bisnis nasional dan internasional. Hal ini berarti kekeliruan dalam pengelolaannya akan berakibat dirugikannya Indonesia dalam perdagangan internasional atau perdagangan bebas, bahkan dampaknya tidak hanya menyangkut para pihak dalam perjanjian bisnis internasional, melainkan juga rakyat Indonesia secara keseluruhan.
Menjawab dan mengantisipasi dampak perdagangan internasional abad XXI, tidak ada jalan lain kecuali harus menempatkan “Manajemen Penegakkan Hukum Bisnis Internasional” sebagai misi strategis dalam mewujudkan ketahanan ekonomi nasional di tengah globalisasi ekonomi yang sudah dan sedang berlangsung akhir-akhir ini.[14] Semakin baik dalam suatu negara hukum itu berfungsi, maka semakin tinggi tingkat kepastian hukum nyata. Sebaliknya, bila suatu negara tidak memiliki sistem hukum yang berfungsi secara otonom, maka semakin kecil pula tingkat kepastian hukumnya.[15]
Perkembangan dalam teknologi dan pola kegiatan ekonomi membuat masyarakat di dunia semakin saling bersentuhan, saling membutuhkan, dan saling menentukan nasib satu sama lain, tetapi juga saling bersaing. Hal ini secara dramatis terutama terlihat dalam kegiatan perdagangan dunia, baik di bidang barang-barang (trade in goods), maupun di bidang jasa (trade in services). Saling keterkaitan ini memerlukan adanya kesepakatan mengenai aturan main yang berlaku. Aturan main yang diterapkan untuk perdagangan internasional adalah aturan main yang berkembang dalam sistem GATT/WTO.[16]
Manakala ekonomi menjadi terintegrasi, harmonisasi hukum mengikutinya. Terbentuknya WTO (World Trade Organization) telah didahului oleh terbentuknya blok-blok ekonomi regional seperti Masyarakat Eropah, NAFTA, AFTA dan APEC. Tidak ada kontradiksi antara regionalisasi dan globalisasi perdagangan. Sebaliknya integrasi ekonomi global mengharuskan terciptanya blok-blok perdagangan baru. Berdagang dengan WTO dan kerjasama ekonomi regional berarti mengembangkan institusi yang demokratis, memperbaharui mekanisme pasar, dan memfungsikan sistim hukum.
Perkembangan yang mandiri dari perusahaan multinasional kerap kali diramalkan sebagai perkembangan suatu badan yang benar-benar tanpa kebangsaan, dan benar-benar mandiri. Peradaban dunia yang kemudian menjadi hukum internasional turut mempengaruhi pembangunan hukum nasional dan sistem perekonomian negara berkembang. Globalisasi ekonomi sekarang ini adalah manifestasi yang baru dari pembangunan kapitalisme sebagai sistem ekonomi internasional. Sebagai suatu ideologi, globalism menawarkan seperangkat ide, konsep, keyakinan, norma dan tata nilai mengenai tatanan masyarakat dunia yang dicita-citakan serta bagaimana cara untuk mewujudkannya.[17]
Bagaimanapun karakteristik dan hambatannya, globalisasi ekonomi menimbulkan akibat yang besar sekali pada bidang hukum, globalisasi ekonomi juga menyebabkan terjadinya globalisasi hukum. Globalisasi hukum tersebut tidak hanya didasarkan kesepakatan internasional antar bangsa, tetapi juga pemahaman tradisi hukum dan budaya antara barat dan timur.
Globalisasi di bidang kontrak-kontrak bisnis internasional sudah lama terjadi, karena negara-negara maju membawa transaksi baru ke negara berkembang, maka mitra kerja mereka dari negara-negara berkembang akan menerima model-model kontrak bisnis internasional tersebut, dapat disebabkan karena sebelumnya tidak mengenal model tersebut, dapat juga karena posisi tawar (bargainig position) yang lemah. Oleh karena itu tidak mengherankan, perjanjian patungan (joint venture), perjanjian waralaba (franchise), perjanjian lisensi (license), perjanjian keagenan (agence), memiliki format dan substansi yang hampir sama diberbagai negara. Konsultan hukum suatu negara dengan mudah mengerjakan perjanjian-perjanjian semacam itu di negara-negara lain, persamaan ketentuan-ketentuan hukum di berbagai negara bisa juga terjadi karena suatu negara mengikuti model negara maju berkaitan dengan institusi-institusi hukum untuk mendapatkan akumulasi modal. Undang-undang Perseroan Terbatas diberbagai negara, baik dari negara-negara Civil Law maupun Common Law berisikan substansi yang serupa. Begitu juga dengan peraturan pasar modal, dimana saja tidak berbeda, satu sama lain. Hal ini terjadi karena dana yang mengalir ke pasar-pasar tersebut tidak lagi terikat benar dengan waktu dan batas-batas negara. Tuntutan keterbukaan (transparency) yang semakin besar, berkembangnya kejahatan internasional dalam pencucian uang (money laundering) dan insider trading mendorong kerjasama internasional.
Dibalik usaha keras menciptakan globalisasi hukum, tidak ada jaminan bahwa hukum tersebut akan memberikan hasil yang sama di semua tempat. Hal tersebut disebabkan oleh perbedaan politik, ekonomi dan budaya. Hukum itu tidak sama dengan kuda, orang tidak akan menamakan keledai atau zebra adalah kuda, walau bentuknya hampir sama, kuda adalah kuda. Hukum tidak demikian, apa yang disebut hukum itu tergantung kepada persepsi masyarakatnya.[18]
Friedman, menyatakan bahwa tegaknya peraturan-peraturan hukum tergantung kepada budaya hukum masyarakatnya. Budaya hukum masyarakat tergantung kepada budaya hukum anggota-anggotanya yang dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan, lingkungan budaya, posisi atau kedudukan, bahkan kepentingan-kepentingan.[19] Dalam menghadapi hal yang demikian itu perlu “check and balance” dalam bernegara. “check and balance” hanya bisa dicapai dengan parlemen yang kuat, pengadilan yang mandiri, dan partisipasi masyarakat melalui lembaga-lembaganya. Dalam hal tersebut, khususnya dalam masalah pengawasan dan Law Enforcement, dua hal yang merupakan komponen yang tak terpisahkan dari sistim rule of law. Tidak akan ada law enforcement kalau tidak ada sistim pengawasan dan tidak akan ada rule of law kalau tidak ada law enforcement yang memadai.
E.C.W. Wade dan Godfrey Philips menyatakan tiga konsep mengenai “Rule of Law” yaitu The Rule Of Law mendahulukan hukum dan ketertiban dalam masyarakat yang dalam pandangan tradisi barat lahir dari alam demokrasi; The Rule of Law menunjukkan suatu doktrin hukum bahwa pemerintahan harus dilaksanakan sesuai dengan hukum; The Rule of Law menunjukkan suatu kerangka pikir politik yang harus diperinci oleh peraturan-peraturan hukum baik substantif maupun hukum acara.[20] Berbagai unsur dari pengertian Rule of Law tersebut haruslah dilaksanakan secara keseluruhan, bukan sepotong-sepotong, dan dalam waktu bersamaan. Pengecualian dan penangguhan salah satu unsurnya akan merusak keseluruhan sistim.
Pada tataran ide normatif dalam GBHN, hukum secara tegas diletakkan sebagai pendorong pembangunan, khususnya terhadap pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan amanat ini, maka hukum tentu sangat memerlukan dukungan yang terdiri dari personalia yang profesional dan beretika, organisasi yang kapabel dan berdaya guna, serta peradilan yang bebas dan berhasil guna. Semuanya ini adalah sebagian prasyarat konsepsional yang paling di butuhkan dalam konteks kekinian Indonesia.[21] Sayangnya, ketika memasuki tataran implementasi-sosiologis, selain tampak dengan jelas berbagai hal yang menggembirakan, terlihat pula adanya “peminggiran” peran hukum dalam upaya mencapai kemajuan bangsa yang telah dicanangkan. Dalam berbagai arena pergulatan hidup masyarakat, terkadang dengan mudah dilihat atau dirasakan kemandulan peran dan fungsi hukum.
Sebagai penutup tulisan ini, rasanya masih sangat relevan apa yang dikemukakan oleh Prof. Mochtar Kusumaatmadja yang menyatakan bahwa dalam usaha membangun hukum nasional yang berlaku untuk seluruh bangsa dan sanggup mengantisipasi kemajuan dan pergaulan dengan dunia internasional, kita harus memegang teguh pada batas-batas dan pembedaan antara hukum perdata, dan hukum publik dan antara hukum perdata dan hukum pidana yang sudah umum diterima oleh masyarakat dunia.[22]
III. Penutup.
Rasanya tidaklah adil apabila melihat globalisasi dan liberalisasi ekonomi secara apriori, namun sebaliknya menerimanya dengan mentah-mentah begitu saja tanpa bersikap kritis juga bukan sikap yang bijaksana. Dengan berbagai akibat positif dan negatifnya, globalisasi ekonomi bukanlah sesuatu yang tidak dapat dikendalikan, diubah atau bahkan dihentikan. Salah satu langkahnya adalah dengan tetap memberikan kewenangan kepada negara untuk melakukan fungsinya sebagai pengendali pasar melalui berbagai regulasi ekonomi, menyerahkan sepenuhnya aktivitas ekonomi nasional pada mekanisme pasar yang diyakini sebagai “self regulating” justeru akan menimbulkan ketidakadilan bagi banyak pihak di dalam negeri dan sebaliknya membuka peluang transnational untuk mengeksploitasi sumber-sumber daya ekonomi bangsa Indonesia. Pelaksanaan roda pemerintahan dengan demokratis dan menggunakan hukum sebagai salah satu instrumen untuk merencanakan dan melaksanakan program pembangunan yang komprehensif, semoga akan membawa negara ini menuju masyarakat dengan tingkat kesejahteraan yang di cita-citakan.
BIBLIOGRAFI:
- Djarab, Hendarmin, dkk., ed. Beberapa Pemikiran Hukum Memasuki Abad XXI: Mengenang Almarhum Prof. Dr. Komar Kantaatmadja, S.H., LL.M. Bandung: Penerbit Angkasa, 1998.
- Hartono, C.F.G. Sunaryati. Politik Hukum Menuju Satu Sistem Hukum Nasional. Bandung: Alumni, 1991.
- Gaffar, Firoz, ed. Reformasi Hukum di Indonesia. Jakarta: CYBERconsult, 1999.
- Juwana, Hikmahanto. Hukum Ekonomi dan Hukum Internasional. Jakarta: Lentera Hati, 2002.
- Kartadjoemena, H.S. Substansi Perjanjian GATT/WTO dan Mekanisme Penyelesaian Sengketa. Jakarta: UI Press, 2000.
- Kusumaatmadja, Mochtar. Konsep-konsep Hukum dalam Pembangunan. Bandung: Alumni, 2002.
- Lubis, T. Mulya, ed. Peranan Hukum dalam Perekonomian di Negara Berkembang. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1986.
- Mendelson, Wallace. “Law and The Develoopment of Nations”, The Journal of Politics, Vol. 32.
- Mertokusumo, sudikno. Mengenal Hukum. Yogyakarta: Liberty, 1988.
- Otto, Jan Michiel. Kepastian Hukum di Negara Berkembang [Reƫle Rechtszekerheid in ontwikkelingslanden], diterjemahkan oleh Tristam Moeliono. Jakarta: Komisi Hukum Nasional Republik Indonesia, 2003.
- Rahardjo, Satjipto. Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti, 1991.
- Rajagukguk, Erman. Peranan Hukum Dalam Pembangunan Pada Era Globalisasi: Implikasinya Bagi Pendidikan Hukum di Indonesia. Pidato pengukuhan Guru Besar FH-UI, Jakarta: 4 Januari 1997.
- Sarwini dan L. Budi Kagramanto, ed. Puspa Ragam Informasi dan Problematika Hukum. Surabaya: Karya Abditama, 2001.
- Stiglitz, Joseph E. Globalisasi dan Kegagalan Lembaga-lembaga Keuangan Internasional [Globalization and Its Discontents], diterjemahkan oleh Ahmad Lukman. Jakarta: Ina Publikatama, 2002.
- Suhardi, Gunarto. Peranan Hukum Dalam Pembangunan Ekonomi. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya, 2002.
- Sumantoro. Hukum Ekonomi. Jakarta: UI Press, 1986.
- Susanti, Ida dan Bayu Seto, ed. Aspek Hukum dari Perdagangan Bebas: Menelaah Kesiapan Hukum Indonesia dalam Melaksanakan Peragangan Bebas. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2003.
- Syawali, Husni dan Neni Sri Imaniyati, ed. Kapita Selekta Hukum Ekonomi. Bandung: Mandar Maju, 2000.
- Wignjosoebroto, Soetandyo. Hukum: Paradigma, Metode dan Dinamika Masalahnya, diedit oleh Ifdhal Kasim, dkk. Jakarta: Elsam dan HUMA, 2002.
[1] Perancang Muda, Fungsional Perancang Peraturan Perundang-undangan pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
[2] Joseph E. Stiglitz, Globalisasi dan Kegagalan Lembaga-lembaga Keuangan Internasional [Globalization and Its Discontents], diterjemahkan oleh Ahmad Lukman (Jakarta: Ina Publikatama, 2002), hal. 27.
[3] A.F.K. Organski, dalam Wallace Mendelson, “Law and The Develoopment of Nations”, The Journal of Politics, Vol. 32. hal. 223. (merupakan bagian dari diktat bahan kuliah Hukum dan Pembangunan, dikumpulkan oleh Prof. Erman Rajagukguk untuk Program Pascasarjana, Fakultas Hukum, Universitas Indonesia).
[4] Erman Rajagukguk. Peranan Hukum dalam Pembangunan pada Era Globalisasi: Implikasinya bagi Pendidikan Hukum di Indonesia. Pidato Pengukuhan Guru Besar di ucapkan pada upacara penerimaan guru besar bidang hukum di fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jakarta 4 Januari 1997.
[5] Hikmahanto Juwana. Bunga Rampai Hukum Ekonomi dan Hukum Internasional. (Jakarta: Lentera Hati, 2002), hal. 27.
[6] Hartono, Sri Redjeki, “Pembinaan Cita Hukum dan Asas-asas Hukum Nasional (Ditinjau dari Aspek Hukum Dagang dan Ekonomi) dalam Kapita Selekta Hukum Ekonomi, diedit oleh Husni Syawali dan Neni Sri Imaniyati (Bandung: Mandar Maju, 2000), hal. 3.
[7] T. Mulya Lubis, ed., Peranan Hukum Dalam Perekonomian di Negara Berkembang, (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1986), hal. ix.
[8] Gunarto Suhardi. Peranan Hukum Dalam Pembangunan Ekonomi. (Yogyakarta: Universitas Atmajaya, 2002), hal. v.
[9] Agus Yudha Hernoko, “Kebebasan Berkontrak dalam Kontrak Standar (Pengembangan Konsep Win-Win Solution sebagai Alternatif Baru dalam Kontrak Bisnis” dalam Puspa Ragam Informasi dan Problematika Hukum, diedit oleh Sarwini dan L. Budi Kagramanto, (Surabaya: Karya Abditama, 2001), hal. 95-96.
[10] Sumantoro, Hukum Ekonomi (Jakarta: UI Press, 1986), hal. 330
[11] Sri Setianingsih Suwardi, “Pembentukan Hukum Internasional di Organisasi Internasional dan Pengaruhnya terhadap Pranata Hukum Nasional Indonesia” dalam Beberapa Pemikiran Hukum Memasuki Abad XXI: Mengenang Almarhum Prof. Dr. Komar Kantaatmadja, S.H., LL.M., diedit oleh Hendarmin Djarab, dkk. (Bandung: Penerbit Angkasa, 1998), hal. 190.
[12] C.F.G. Sunaryati Hartono, Politik Hukum Menuju Satu Sistem Hukum Nasional (Bandung: Alumni, 1991), hal 74.
[13] Soetandyo Wignjosoebroto, Hukum: Paradigma, Metode dan Dinamika Masalahnya, diedit oleh Ifdhal Kasim, dkk. (Jakarta: Elsam dan HUMA, 2002), hal 363.
[14] Soedjono Dirdjosiswono, “Manajemen Penegakkan Hukum Bisnis dalam